Temukan kemiringan garis melalui dua titik, plus sudut inklinasi, jarak, titik tengah, perpotongan-y, dan persamaan garis y = mx + b. Gratis dan instan.

P₁ P₂ Δx Δy
x₁
y₁
x₂
y₂
Kemiringan (m)
Sudut inklinasi
Jarak
Titik tengah
Perpotongan-Y (b)
Persamaan garis
Kemiringan m = (y₂ − y₁) / (x₂ − x₁). Ketika x₂ = x₁ garis vertikal dan kemiringannya tak terdefinisi. Sudut diukur dari horizontal.

Tentang Kalkulator Kemiringan

Kalkulator kemiringan (slope) menemukan kemiringan garis yang melewati dua titik menggunakan m = (y₂ − y₁) / (x₂ − x₁), rumus rise-over-run yang familier. Masukkan koordinat titik 1 dan titik 2, dan kemiringannya langsung muncul.

Alat ini jauh melampaui kemiringan saja: Anda juga mendapatkan sudut kemiringan yang diukur dari garis horizontal, jarak garis lurus antara kedua titik, titik tengahnya, perpotongan-y (b), dan persamaan garis lengkap dalam bentuk y = mx + b. Ketika kedua nilai-x sama, alat ini dengan benar melaporkan garis vertikal dengan kemiringan tidak terdefinisi.

Siswa menggunakannya untuk tugas geometri koordinat, dan sama bergunanya untuk menentukan kemiringan jalan masuk, tanjakan, dan atap yang dinyatakan sebagai koordinat. Gratis dan instan, langsung di browser Anda.

Cara menggunakan Kalkulator Kemiringan

  1. Masukkan koordinat titik 1: x₁ dan y₁.
  2. Masukkan koordinat titik 2: x₂ dan y₂.
  3. Baca kemiringan m dan sudut kemiringan.
  4. Periksa jarak, titik tengah, perpotongan-y, dan persamaan y = mx + b.

Pertanyaan yang sering diajukan

Untuk setiap 1 satuan Anda bergerak ke kanan sepanjang sumbu-x, garis naik 2 satuan. Kemiringan negatif turun dari kiri ke kanan, dan kemiringan 0 adalah garis horizontal.

Ketika x₂ sama dengan x₁, garisnya vertikal dan rumusnya akan membagi dengan nol. Garis vertikal tidak memiliki kemiringan yang terdefinisi, sehingga alat ini melabelinya secara eksplisit alih-alih menampilkan galat.

Sudutnya adalah arctangent dari kemiringan, diukur dari garis horizontal. Kemiringan 1 setara dengan 45°, dan kemiringan yang lebih curam mendekati 90°.

Setelah kemiringan m diketahui, perpotongannya diperoleh dengan menyusun ulang persamaan garis: b = y₁ − m·x₁. Nilai tersebut melengkapi persamaan y = mx + b yang ditampilkan di hasil.

Rumus jarak, √((x₂ − x₁)² + (y₂ − y₁)²), yang merupakan penerapan teorema Pythagoras pada selisih horizontal dan vertikal.

Butuh bantuan?
Menemukan masalah dengan alat ini? Beri tahu tim kami.
Laporkan masalah

Tambahkan alat gratis ini ke situs web Anda sendiri — salin dan tempel kode di bawah ini.