Kalkulator Sewa vs Beli
Bandingkan menyewa versus membeli rumah selama masa tinggal Anda. Timbang KPR, pajak, perawatan, dan kenaikan sewa untuk melihat mana yang lebih hemat dan kapan membeli mencapai impas. Gratis.
Membeli
Menyewa
Rencana Anda
Tentang Kalkulator Sewa vs Beli
Kalkulator sewa vs beli membandingkan total biaya menyewa rumah dengan total biaya membelinya selama tahun-tahun Anda berencana tinggal. Pada sisi pembelian, alat ini menghitung uang muka, cicilan hipotek, pajak properti, dan pemeliharaan, lalu mengkreditkan kembali ekuitas yang akan Anda miliki saat dijual, termasuk kenaikan nilai rumah. Pada sisi sewa, alat ini menjumlahkan sewa Anda seiring kenaikannya setiap tahun.
Vonisnya memberi tahu opsi mana yang lebih hemat selama jangka waktu Anda dan seberapa banyak, beserta tahun ketika membeli mencapai titik impas dibandingkan menyewa — atau catatan bahwa hal itu tidak pernah terjadi selama masa tinggal Anda.
Ini adalah model yang disederhanakan: biaya penutupan (closing costs), asuransi rumah, pengurangan pajak, dan imbal hasil yang bisa Anda peroleh dengan menginvestasikan uang muka diabaikan. Anggap hasilnya sebagai perkiraan perencanaan, bukan nasihat keuangan. Alat ini gratis dan berjalan di browser Anda.
Cara menggunakan Kalkulator Sewa vs Beli
- Isi sisi pembelian: harga rumah, uang muka, suku bunga hipotek, jangka waktu pinjaman, pajak properti, pemeliharaan, dan perkiraan kenaikan nilai.
- Isi sisi sewa: sewa bulanan saat ini dan kenaikan sewa tahunan.
- Tetapkan berapa tahun Anda berencana tinggal.
- Baca vonisnya, total biaya masing-masing jalur, dan ekuitas Anda saat dijual.
- Periksa tahun titik impas untuk melihat kapan membeli mulai unggul.